'Albert Einsten' Hidup Kembali....

on Sabtu, 09 Mei 2009


LONG BEACH - Ilmuwan terkemuka Albert Einstein tiba-tiba dapat hidup kembali dan melemparkan senyum sampai mengkedipkan mata.

Namun, Einsten yang dimaksud adalah robot yang dibuat oleh beberapa ilmuwan. Robot tersebut memang dibuat dengan memakai wajah Einsten, akan tetapi untuk tubuh hanya dibuat berbentuk robot pada umumnya. Demikian yang dilansir Reuters, Jumat (6/2/2009).

Robot Einsten ini sendiri mampu berjalan, walaupun tidak terlalu sempuran. Meski begitu, untuk urusan sensor motorik, robot ini mampu menggerakan mata, tersenyum, dengan mimik wajah yang mendekati wajah manusia aslinya.

"Dengan menggunakan 32 motor sensor, mimik wajah Robot Einsten mendekati nyata. Dengan dua kamera di matanya, membuatnya menjadi lebih interaktif," jelas David Hanson, salah satu ilmuwan komputer dari University of California, San Diego.

Penyempurnaan terus dilakukan oleh para ilmuwan tersebut, agar bisa membuat Eisten dapat bergerak natural. Bukan tidak mungkin, nantinya Einstein benar-benar hidup untuk berkeliling dunia menyapa pengagumnya.

20 Virus Top versi Kaspersky

on Kamis, 07 Mei 2009


JAKARTA - Perusahaan anti virus Kaspersky merilis daftar Top 20 virus berbahaya yang beredar selama bulan April lalu.

Daftar peringkat tersebut terdiri dari program-program berbahaya, adware dan program yang tidak diinginkan yang paling sering terdeteksi oleh komputer pengguna. Dua pendatang baru yang menarik perhatian di bulan ini, adalah Virus.Win32.Virut.Virut.ce dan Exploit.HTML.CodeBaseExec.

Virut.ce mendekati posisi peringkat kedua di bulan Februari dan terlihat ingin mendominasi ke peringkat pertama. Virus dengan versi terbaru muncul setiap hari, yang menunjukkan bahwa para penjahat kriminal memantau bagaimana dan kapan program jahat tersebut terdeteksi oleh program antivirus dan berusaha untuk meningkatkan ukuran botnet dalam menginfeksi mesin.

Selain itu, malware memanfaatkan kerapuhan sederhana pada Internet Explorer versi 5.01, 5.5 dan 6.0. Hal ini menunjukkan harapan dari penjahat kriminal untuk tetap menjadi orang-orang dalam jumlah signifikan yang tidak menginstall update keamanan sistem operasi yang relevan atau yang masih menggunakan versi lama dari Internet Explorer.Demikian keterangan resmi yang diterima okezone, Rabu (6/4/2009).

Berikut daftar 20 virus selama April versi Kaspersky

1. Net-Worm.Win32.Kido.ih
2. Virus.Win32.Sality.aa
3. Trojan-Dropper.Win32.Flystud.ko
4. Trojan.Win32.Chifrax.a
5. Trojan.Win32.Autoit.ci
6. Trojan-Downloader.Win32.VB.eql
7. Packed.Win32.Krap.b
8. Worm.Win32.AutoRun.dui
9. Exploit.HTML.CodeBaseExec
10. Packed.Win32.Black.a
11. Virus.Win32.Sality.z
12. Virus.Win32.Virut.ce
13. Trojan.JS.Agent.xy
14. Worm.Win32.Mabezat.b
15. Virus.Win32.Alman.b
16. Packed.Win32.Krap.g
17. Packed.Win32.Klone.bj
18. Worm.Win32.AutoIt.ar
19. Exploit.JS.Agent.agc
20. Email-Worm.Win32.Brontok.q

Jualan via Internet, Mampu Selamatkan Ekonomi


NEW YORK - Toko online yang kini makin menjamur di Amerika Serikat, terbukti ampuh mempertahakan bisnisnya di tengah krisis. Dan untuk mempertahankan pelanggan, mereka bakal meninggalkan cara beriklan tradisional.
Sistem beriklan baru toko online kini adalah, dengan menggunakan media internet juga yaitu, dengan menggunakan situs jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Email. Seperti yang diungkapkan perusahaan riset internet Forrester, toko online kini menjadi tumpuan baru bagi perekonomian di AS.
Sebab,banyak dari pedagang yakin bisnis online lebih cocok untuk bertahan dari kecenderungan ekonomi yang terus menurun, ketimbang berjualan dengan toko fisik atau katalog. Walaupun mereka mengakui tantangan untuk keduanya.
"Bisnis online mempunyai peluang besar, dengan tingkat investasi yang tergolong kecil," Scott Silverman, direktur eksekutif Shop.org, seperti yang dikutip Yahoo News, Rabu (6/4/2009).
Bahkan, menurut pengakuan Scott, pedagang online juga semakin memanfaatkan blogger sebagai media promosi. Karena, tidak jarang para blogger dilibatkan dalam pengujian produk, yang pada akhirnya mereka masuka tulisannya di blog mereka.
"Dan itu terbukti juga sangat efektif," tandasnya.

WiMAX vs Wi-Fi vs DSL

on Rabu, 06 Mei 2009


Sebenarnya perfomansi WiMAX hampir sama dengan WiFi yaitu, keduanya menggunakan “hotspot” atau lingkungan sekitar antenna dimana kita dapat mengakses informasi dengan PDA, Laptop atau gadget lainnya. Perbedaannya adalah pada segi jangkauan radiusnya. Untuk WiFi bisa menjangkau 100 feet atau sekitar radius 30 meter, sedangkan WiMAX memiliki jangkauan 25-30 mile atau sekitar 40-50 Km (maksimal 50 Km). Hal ini berarti bahwa WiMAX dapat digunakan sebagai pengganti broadband tradisional yang masih menggunakan line telepon (seperti, ASDL, ISDN) dan kabel (Internet melalui TV Kabel atau jaringan PLN misalnya). Untuk permulaan, WiMAX ditujukan untuk penggunaan fixed wireless.
Saat ini Memang banyak pebisnis teknologi informasi yakin WiMAX akan segera mendunia. Padahal pengembangan Wi-Fi saja memerlukan waktu 10 tahun. Teknologi ini sebenarnya adalah pengembangan lebih lanjut dari konsep Wi-Fi. Teknologi ini sudah banyak memberikan kemudahan bagi manusia, namun mempunyai kendala terbatasnya kapasitas dan jangkauannya. Sedangkan banyak perusahaan besar di dunia membutuhkan akses jaringan tanpa kabel yang memiliki kapasitas data besar, biaya murah dan bisa diakses dari semua tempat.
Teknologi Wi-Fi memiliki jangkauan yang terbatas, paling jauh sekira 100 meter saja. Bandingkan dengan WiMAX memiliki radius jangkauan sekira 7 sampai dengan 10 km. Tidak salah kalau WiMAX diproyeksikan sebagai teknologi jaringan tanpa kabel untuk daerah perkotaan.
Dengan WiMAX kemana pun kita pergi di dalam kota, akses internet dapat dilakukan tanpa biaya yang terlalu mahal. Untuk mencari informasi tidak perlu pergi ke kantor ataupun warung internet, cukup duduk di mobil sambil menunggu lalu lintas yang macet, kemudian membuka notebook. Sedangkan untuk Wi-Fi begitu keluar dari area hotspot, koneksi data langsung mati.
WiMAX memiliki kemampuan menghantarkan data sampai dengan kecepatan 75 megabit perdetik (Mbps), sedangkan Wi-Fi hanya 11 Mbps. Keunggulan lainnya adalah WiMAX bermain pada frekuensi yang cukup rendah dan lebar, yaitu 2 - 6 gigahertz (GHz). Sedangkan Wi-Fi yang diatur dalam protokol 802.11b di 2,4 GHz dan protokol 802.11a di 5 GHz.
Standar WiMAX ini menjanjikan penyediaan konektifitas broadband jarak jauh dengan kecepatan DSL. Komponen nirkabel ini diharapkan dapat menjadi suatu rancangan system-on-a-chip yang pertama bagi Customer Premise Equipment (CPE) dengan efektifitas biaya yang mendukung IEEE 802.16-2004 (dulu dikenal sebagai IEEE 802.16REVd). CPE sendiri digunakan untuk aplikasi pengiriman dan penerimaan suatu sinyal broadband nirkabel yang menyediakan konektifitas Internet.
WiFi (Wireless Fidelity) sebagai teknologi nirkabel lain yang cukup popular dengan ruang lingkup jaringan local. Tentu saja, dengan teknologi WiFi ini telah banyak diigunakan di restoran maupun kafe yang menyajikan layanan WiFi untuk pelanggannya dengan membeli kartu prabayar WiFi untuk dapat mengakses internet nirkabel dari notebook maupun PDA.
Yang membedakan WiFi dengan WiMAX adalah, WiFi dipasang terutama di satu spectrum yaitu 2.4 GHz yanmg umumnya tidak memerlukan lisensi. Sedangkan jika dibandingkan dengan WiMAX, berbasis frekuensi antara 2 – 11 GHz, yang nantinya frekuensi ini akan dipersempit lagi sesuai arahan pelopor WiMAX yang tergabung dalam WiMAX Forum.
Sedangkan DSL sendiri memang berkecepatan tinggi dengan akses broadband kabel hanya tersedia bagi sebagian pengguna computer. Sehingga dengan WiMAX akan memungkinkan terjadinya koneksi nirkabel berkecepatan tinggi dengan biaya relative lebih murah dan efektif bagi pengguna rumahan dan bisnis, baik di daerah perkotaan maupun daerah pedesaaan.
Permasalahan yang ada di sector broadband telah diselesaikan dengan adanya teknologi WiMAX. Hal yang sangat disayangkan bagi pengguna/konsumen yang ingin menikmati layanan seperti telepon dan jaringan local yang mulai beranjak ke system nirkabel, akses broadband untuk bisnis atau perumahan masih cenderung mengandalkan kabel untuk penyaluran datanya. Akibatnya, merugikan operator sekaligus konsumen yang ada diluar jangkauan kabel tersebut.
Teknologi kabel seperti Digital Subscriber Line (DSL), moden kabel dan leasedline masih memiliki daya saing dalam hal biaya, kemudahan dan perangkat yang mudah ditemui. Dan solusinya jatuh pada WiMAX yang berupaya menyatukan industri nirkabel sekaligus menurunkan harga perangkat nirkabel tersebut.

Karakteristik WiMAX

Untuk mendapatkan layanan WiMAX, memerlukan antena khusus yang dapat dioperasikan oleh 60 perusahaan dengan koneksi masing-masing sekira 1 Mbps.
Karakteristik utama yang dimiliki WiMAX antara lain:


* Pada versi awal IEEE 802.16a bekerja di frekuensi 10 – 66 GHz, sehingga cocok digunakan untuk teknologi point to point.
* Untuk versi IEEE 802.16 ini dapat digunakan untuk hubungan nonline outsite (NLOS).
* Kompatibel dengan digital switch yang ada ( ATM,dll) dengan optimal data rate per user antara 300 kbps – 2 Mbps dan rangenya 5 – 8 km untuk maksimal throughput.
* Untuk versi IEEE 802.16d , muncul teknologinya di bulan Oktober 2004. Tekniknya terjadi pemecahan kanal ke kanal – kanal terkecil menggunakan Op-Amp dan teknologi Amart Antenna. Digunakan untuk fixed access, yang meliputi BS maupun receiver yang merupakan CPE. BS berupa Proxim Tsunami MP.16 akan dipasarkan baik kepada operator telekomunikasi maupun kepada perusahaan pemakai.
* Versi IEEE 802.16e dikeluarkan akhir tahun 2004 ini yang akan digunakan untuk mendukung mobilitas (Handover, roaming) pada system selular sampai 120 km/jam dan bekerja dalam NLOS. Digunakan untuk aplikasi mobile access.
* Dikonfigurasikan untuk layanan di pedesaan sampai radius maksimal 50 km, atau layanan di daerah berpenduduk padat di perkotaan untuk jarak 1- 4 km, dengan data rate sampai 75 MB/s. Dapat dibayangkan dengan teknologi ini, peralatan wireless point-to-multipoint, broadband, none-line-of-sight (NLOS), last-mile access dan solusi backhaul yang memungkinakan melengkapi, memperluas, bahkan menggantikan infra struktur jaringan pakai kabel.
* Sistem ini mendukung teknologi video streaming, VoIP telephony, tayangan diam maupun bergerak, e-mail, Web browsing, e-commerce, dan layanan berbasis lokasi.


Kunci keberhasilan WiMAX ini ada pada frekuensi yang tidak memerlukan ijin dan biaya, misalnya jika dibandingkan dengan AT&T Wireless membayar milyaran dollar ke pemerintah AS untuk menggunakan secara eksklusif gelombang radio frekuensi tertentu, yang memungkinkan perusahaan ini memberikan jasa layanan mobile-phone atau ponsel pada pelanggannya tanpa gangguan, tapi membatasi pesaingnya menggunakan frekuensi yang sama.

WiMAX,Apa Itu?


Salah satu teknologi terbaru yang berkembang sekarang ini adalah teknologi WiMAX dengan standar nirkabel IEEE. 802.16X-2004. WiMAX merupakan suatu platform yang digunakan pada Metropolitan Area Network (MAN) yang sebelumnya menggunakan fiber optic, GSB, FSL.
Apa itu WiMAX? WiMAX merupakan singkatan Worldwide Interoperability for Microwave Access. Ini merupakan salah satu bentuk teknologi nirkabel yang sedang menjadi pusat perhatian operator telekomunikasi, pebisnis maupun pengguna internet di dunia.
WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) hadir sebagai solusi keterbatasan akses pada Wi-Fi yang notabene memang dirancang untuk pemakaian dalam ruang. Teknologi yang menggunakan OFDM ini mamapu memberikan layanan data berkecepatan hingga 70 Mbps dalam radius 50 km. Radius yang cukup untuk menjadikan WiMAX sebagai jaringan telekomunikasi broadband menggantikan teknologi fixedline. Jika dibandingkan dengan fixedline biaya instalasi jaringan WiMAX jauh lebih murah. Dengan teknologi WiMAX, impian akan layanan informasi data yang murah dengan kecepatan tinggi akan segera terwujud murah meriah dengan kualitas yang jauh lebih baik.
WiMAX datang untuk menjawab permasalahan yang ada di sektor broadband. Ketika telepon dan jaringan lokal mulai beranjak ke sistem nirkabel, akses broadband untuk bisnis atau perumahan masih cenderung mengandalkan kabel untuk penyaluran datanya. Jelas hal ini merugikan operator sekaligus konsumen yang ada di luar jangkauan kabel tersebut.
Laporan perusahaan riset Park Associates beberapa waktu lalu, akan ada sekitar tujuh juta pelanggan akses broadband berbasis layanan WiMAX pada akhir 2009 mendatang. Operator awalnya akan menggunakan peralatan berbasis WiMAX fixed version yang artinya lebih ditujukan bagi pelanggan perumahan dan kantor.
Baru-baru ini WiMAX juga maju selangkah meninggalkan teknologi broadband nirkabel lainnya yang masih dalam tahap pengembangan. Standar WiMAX, yaitu 802.16X2004 disetujui dunia industri, sehingga pembuatan dan penjualan perangkatnya yang murah bisa lebih dipercepat. Setelah melewati masa uji dan sertifikasi, produk-produk tersebut kemungkinan bisa masuk ke pasar di 2006.
Standar WiMAX lainnya, yaitu 802.16e kini juga sedang dikembangkan. Fungsinya, lebih terkait dengan industri seluler, yaitu memungkinkan ponsel mengirim dan menerima data yang lebih besar.
Teknologi WiMAX bisa jadi lompatan besar bagi perusahaan komunikasi dunia, terutama untuk negara-negara yang sedang membangun di kawasan Asia. Negara yang selama ini masih mengandalkan jaringan kabel. Dengan teknologi ini lompatan menuju jaringan pita lebar atau broadband dapat lebih cepat dilakukan. Alasan ini membuat perusahaan komunikasi China dan India pun tertarik untuk bergabung.

Sudah Siapkah Komputer Anda untuk Windows 7?


Waktu rilis Windows 7 RC sudah tinggal menghitung jam saja. Namun, apakah Anda tahu sistem requirement yang dibutuhkan untuk menjalankan OS terbaru dari Microsoft ini? Sudah siapkah komputer Anda untuk menjalankan OS ini yang konon memiliki kecepatan yang lebih lambat dari Windows XP tetapi lebih cepat dari Vista?
Pada awal kemunculan Windows 7 pada bulan Januari lalu (versi beta), sistem minimum yang dibutuhkan untuk menjalankan OS yang sedang dalam masa beta ini adalah:

* 1GHz processor (32- atau 64-bit)
* 1GB of RAM
* 16 GB of available disk space
* Support for DirectX 9 graphics dengan memory 128MB (untuk Aero interface)


Untuk versi Windows 7 RC yang akan dirilis pada 5 Mei 2009 besok, memang telah terjadi beberapa perubahan pada system requirement, tetapi perubahan yang terjadi tidaklah terlalu besar. Mari kita simak sistem minimum yang dibutuhkan untuk menjalankan OS ini:

* 1 GHz processor (32- atau 64-bit)
* 1 GB of RAM (32-bit); 2 GB of RAM (64-bit)
* 16 GB of available disk space (32-bit); 20 GB of avaiable disk space (64-bit)
* DirectX 9 graphics device dengan WDDM 1.0 atau driver yang lebih tinggi


Sedangkan bagi Anda yang sudah berencana untuk menggunakan Windows XP mode pada Windows 7, Anda harus menyediakan memory minimal sebesar 2 GB dan 15 GB space pada hard disk Anda.

Setelah melihat perbedaan pada sistem requirement antara versi Beta dan versi RC Windows 7, mari kita bandingkan dengan sistem requirement suatu komputer untuk menjalankan Windows Vista:


* 1 GHz processor (32- atau 64-bit)
* 512 MB of RAM (untuk Home Basic); 1 GB of RAM versi lain
* 15 GB of available disk space
* Dapat support DirectX 9 graphics and 32 MB of graphics memory (untuk Home Basic); 128 MB of graphics memory plus WDDM support untuk versi lain


Dengan perbandingan tersebut terlihat adanya peningkatan system requirement dari Windows Vista ke Windows 7. Dengan adanya peningkatan tersebut, layaklah ditunggu apakah berita kecepatan Windows 7 yang mampu mengalahkan Vista yang selama ini ramai dibicarakan menjadi kenyataan atau tidak.

Source: Microsoft