Label: Picture

LONDON - Wolfram Alpha adalah mesin pencari baru yang bisa merombak cara kita menggunakan website. Sebagai pesaing baru Google, kemampuannya sering dibanding-bandingkan dengan seniornya.
Sejak peluncurannya pekan lalu, jutaan pengguna website penasaran ingin menjajal kemampuan mesin pencari baru teranyar ini.
Stephen Wolfram, pembuat website ini mengatakan pada 24 jam pertama Wolfarm Alpha memulai kehidupan onlinenya, dia telah menerima sekira 10.000 pesan feedback dari para pengguna.
"Feedback yang mereka kirimkan sangat bermanfaat dan menghibur. Mereka memberikan banyak saran bagi kemajuan Wolfarm Alpha di masa yang akan datang," ujarnya seperti yang dikutip dari Telegraph, Selasa (20/5/2009).
Beberapa tim analis berupaya membandingkan Wolfarm Alpha dengan Google untuk mengetahui kemampuan penting yang sering dibandingkan diantara keduanya.
Berikut adalah lima perbandingan Wolfarm Alpha dengan Google:
1. Perkiraan cuaca
Wolfram Alpha: Wolfarm Alpha yang mempresentasikan hasil pencarian secara grid-style nampak kurang memuaskan visual sebagaimana yang dilakukan Google. Namun Wolfarm Alpha menghadirkan informasi terkini mengenai temperatur, kondisi, kecepatan angin dan kelembaban relatif. Bahkan dilengkapi pula dengan data historis cuaca yang terjadi pada hari yang sama di tahun yang berbeda di masa lampau.
Google: Dengan hasil pencarian sebanyak 4.340.000, Google juga menyediakan sekilas laporan cuaca di daerah tertentu lengkap dengan data temperatur dan ramalan cuaca tiga hari ke depan.
Mana yang lebih baik? untuk penggunaan praktis, Google menang dalam hal ini. Sedangkan Wolfram Alpha memiliki kelebihan dalam menyediakan kata historis cuaca.
2) Berapakah 46 km per jam dalam hitungan kaki per detik?
Wolfram Alpha: Hasil dari Wolfram Alpha memberitahukan bahwa 46km per jam setara dengan 41,92 kaki per detik. Informasi ini sangat membantu kita dalam mengetahui kecepatan dalam meter per detik, mil per menit bahkan dalam satuan knot.
Google: Meski Google dapat melakukan banyak tugas konversi dan penghitungan hanya dengan mengetikkan 1,8m in ft misalnya, namun Google harus mengakui keunggulan Wolfarm Alpha dalam hal ini. Jika pengguna ingin mendapatkan jawaban pertanyaan seperti ini secara tepat melalui Google, harus menghindari pengetikkan akronim. Sedangkan Wolfarm Alpha bisa melakukan hal ini lebih baik.
3) Plot Ai(x)
Wolfram Alpha: Ketika mengetikkan kalimat ini, analis sendiri tidak tahu maksud pertanyaan ini. Namun Wolfarm Alpha merespon dengan menampilkan dua grafik yang diyakini merupakan sense of mathematic yang jenius yang dimiliki oleh Wolfarm Alpha.
Google: Bagaimana dengan Google? mesin pencari ini menyediakan sebanyak 674.000 hasil pencarian yang tak berguna. Nyatanya, untuk hal ini Wolfarm Alpha bisa lebih tanggap dan jenius dalam merespon pertanyaan-pertanyaan sulit semacam ini.
4) Karakter dalam Star Wars
Wolfram Alpha: Mesin pencari ini merespon pertanyaan dengan jawaban Spock-like, nampaknya Wolfarm Alpha sendiri nampak tidak yakin dengan jawaban yang dihasilkan dalam mesin pencarian.
Google: Hasil pencarian teratas pada Google menampakkan link ke halaman situs Wikipedia yang menampilkan detaiol informasi karakter dalam Star Wars. Pencarian ini menambah keunggulan Google.
5) Gunung tertinggi
Wolfram Alpha: Secara mengejutkan, tidak menampakkan hasil apa-apa pada pencarian ini. Rupanya terjadi error input bahasa pada bar pencarian. Ketika diganti dengan kalimat yang benar, barulah Wolfarm Alpha menampilkan hasil pencarian lima gunung tertinggi. Namun dapat dilihat bahwa Wolfarm Alpha tidak memiliki kemampuan koreksi input bahasa otomatis.
Google: Sebaliknya, seperti yang telah diprediksi sebelumnya, Google lebih tanggap mengoreksi kesalahan input kalimat. Secara otomatis Google menghadirkan daftar 100 gunung tertinggi lengkap dengan data ketinggian, titik koordinat, dan kelengkapan data penunjang lainnya yang lebih komprehensif.
Label: Google, News, Wolfram Alpha

CALIFORNIA - Intel bermaksud menghentikan laju Windows yang makin merajalela di netbook, dengan menciptakan sebuah platform peranti lunak yang dikhususkan untuk netbook yang berbasis linux.
Melalui kehadiran Moblin 2.0 yang kini masih dalam versi beta, Intel berharap bisa menghadirkan netbook open source yang semakin murah, dan tentunya mampu berjalan di kartu chip mereka yang memang khusus dihadirkan untuk netbook yaitu, Intel Atom.
PC World, Rabu (20/5/2009), melansir kalau Moblin yang sudah dikembangkan 2007 lalu itu dapat menjadikan netbook yang berbasis open source bekerja maksimal. Sebab, Mobilin 2.0 yang sudah ditunjang Intel Atom, membuat pengguna open source bisa menikmati kenikmatan juga di netbook, bahkan juga di Mobile Device Advance (MID). Karena memang, Intel Atom mampu membuat sisi antarmuka menjadi sederhana dan meningkatkan daya fitur yang ada.
Moblin dikembangkan berdasarkan platform Gnome Mobile dan diperkaya dengan teknologi open source Intel seperti Clutter, GUPnP, dan teknologi khusus Intel Atom. Nantinya kemampuan Moblin akan tersinkronisasi dengan berbagai device, konektifitas dengan web service, dan web rendering component akan ditingkatkan.
Label: News, Open Source

CALIFORNIA - Jika Apple merilis produk software dan produk gadget terbaru mungkin sudah tidak asing lagi kedengarannya. Namun apa jadinya jika nama Apple digunakan untuk sebuah kipas angin? tentu orang akan penasaran ingin mengetahui spesifikasi dan bentuknya.
Seolah tak ingin melepas identitasnya yang menggunakan salah satu nama buah-buahan yaitu buah apel, kipas angin ini pun sengaja dihadirkan dalam bentuk buah tersebut. Namun sejatinya, perangkat kipas angin berbentuk buah apel ini tidak berasal dari perusahaan pembuat iPod dan iPhone tersebut.
Tak peduli apakah Anda penggemar berat perusahaan pembuat iPod Apple atau penyuka "Apple" dalam arti sesunguhnya. Kipas angin ini nampaknya bisa sekaligus menjadi pelengkap identitas bagi para "fans Apple".
Sekilas mungkin tidak ada lagi yang istimewa dari kipas angin ini. Namun Apple nampaknya ingin memanjakan dan memberikan kenyamanan bagi para pengguna komputer.
Seperti yang dilansir dari Gadget 4 All, Rabu (15/4/2009), kipas angin yang digerakkan dengan sumber energi dari USB ini dapat mendatangkan hawa sejuk ketika Anda berlama-lama di depan komputer. Paket kipas angin ini sudah termasuk dengan kabel USB.
Namun jika tidak sedang menyalakan komputer pun, Anda bisa menghidupkannya dengan empat buah baterai AAA. Layaknya kipas angin standar pada umumnya, terdapat tombol on dan off untuk mematikan dan menghidupkan kipas angin.
Mungkin satu hal yang membuatnya menarik adalah karena bentuk dan tampilan warna yang atraktif. Dengan berat 230 gram dan ukuran 180 x80x80, kipas angin Apple hadir dengan tiga varian warna yaitu merah, hijau dan oranye.
Label: News

Jakarta, 11 Mei 2009 - Itulah sebagian dari pernyataan Steve Ballmer CEO dari Microsoft Corporation saat berbicara di depan para developer Microsoft pada acara Microsoft Developer Conference di ballroom hotel Shangri-la Jakarta.
Tidak dapat dipungkiri, dalam beberapa tahun ke belakang ini, kemajuan dalam dunia software aplikasi amat maju pesat. Software menjadi tulang punggung dalam kemajuan teknologi informasi. “Software adalah masa depan, dan masa depan telah datang saat ini”, ujar Steve Ballmer dalam keynote yang diberikannya.
Microsoft sebagai salah satu pemain utama dalam dunia software aplikasi menyadari penuh atas kekuatan software. Oleh karena itu, Microsoft mendukung penuh para pengembang software dengan memberikan perangkat pengembangan mutakhir milik mereka.
Perangkat seperti Visual Studio 2010, Microsoft .NET 4.0, serta Microsoft Silverlight diperkenalkan kepada para pengembang di Indonesia pada hari ini. Perangkat-perangkat ini diakomodasi oleh Microsoft bagi para pengembang untuk memudahkan mereka berinovasi dalam membuat software yang lebih baik.
“Praktek pengembangan software di negara berkembang seperti Indonesia memiliki kesempatan yang besar,” tambah Ballmer. Ditambah pula dengan terbukanya lahan baru untuk media pengembangan seperti media mobile, social computing, business inteligence, serta layanan cloud memungkinkan ide-ide inovasi yang tak terbatas.
Microsoft Developer Conference Jakarta tahun 2009 ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari para profesional IT, pengembang aplikasi, serta pemilih rumah produksi software dari berbagai daerah.
Source: Press Conference Microsoft
Author: Patrick Gerard van Diest
Google Luncurkan Product Search Bagi iPhone dan Android
Diposting oleh Mbunkz Site on Minggu, 10 Mei 2009
CALIFORNIA - Para pengguna yang memanfaatkan Google melalui PC ataupun sistem operasi Machintosh mungkin sudah tak asing lagi menemukan fitur pencari produk atau Product Search.
Tapi fungsi tersebut ternyata tidak tersedia pada perangkat browsing internet mobile seperti ponsel iPhone atau Android.
Dilansir melalui Cellphone, Minggu (26/4/2009), agaknya Google mendengar keluhan para pengguna yang menginginkan fitur tersebut bisa hadir pula pada perangkat mobile. Oleh karenanya, kini Google meluncurkan layanan Product Search bagi ponsel dengan sistem operasi Android dan juga iPhone.
Dengan begitu, ketika Anda berselancar di dunia maya melalui ponsel dan mengetik jenis nama produk pada mesin pencari Google, sederet hasil pencarian berbagai produk akan muncul pada ponsel Anda.
Melalui layanan Google ini Anda bisa memperoleh daftar hasil pencarian berdasarkan harga, rating produk, toko ataupun merek.
Sayangnya, untuk saat ini layanan Product Search pada perangkat mobile ini baru tersedia di Amerika dan Inggris. Namun juru bicara Google mengatakan ini merupakan langkah awal yang bagus. Rencananya layanan ini akan segera diluncurkan pula di negara dan platform lainnya.

DEPOK - Sebanyak 31 Perguruan Tinggi se DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten hari ini mengikuti kontes robot yang diadakan oleh Universitas Indonesia. Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) ini dilaksanakan di Balairung UI Depok Jawa Barat.
Mereka akan berkompetisi untuk memperebutkan gelar juara untuk memenangkan tiket kontes robot internasional di Jepang pada 22 Agustus 2009 nanti.
Selain Universitas Indonesia, ke 31 universitas lain yang mengikuti kontes ini yaitu Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Gunadarma, UHAMKA, Universitas Pancasila, Universitas Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Jakarta, dan lain-lain.Masing-masing universitas diwakili oleh lima orang timnya untuk bertanding di setiap kategori kompetisi.
Universitas Indonesia sebagai tuan rumah menggelar Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) di Balairung UI Depok Jawa Barat.
?Kontes ini menggunakan standar internasional. Oleh karena itu kita sangat optimis akan mampu bersaing dengan negara lain dan melaju ke Jepang untuk bertanding disana,? demikian kata Bambang Sugiarto, Ketua Panitia Kontes Robot Indonesia pada okezone, Minggu (10/5/2009).
Ketua Panitia sekaligus Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia ini pun mengemukakan kontes robot kali ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa ditengah persaingan global di dunia.
?Kontes robot kali ini kita ambil tema robot pemadam api. Kita ambil tema itu karena hakikat robot adalah untuk menggantikan manusia melakukan pekerjaan yang berat, berisiko, dan berbahaya.? katanya.
Nantinya, lanjut Bambang, pengumuman pemenang akan diumumkan sore hari ini pada pukul 16.00 WIB dengan masing-masing kategori diambil 3 orang pemenang. Kategori tersebut antara lain KRI dan KRCI dengan salah satu kategori di antaranya kategori senior beroda.
Label: News










